SMS Kampanye yang Memenuhi kriteria
Contoh keberhasilan lain tentang pemasaran langsung Direct Marketing di Asia berkaitan dengan SMS/pesan singkat.Cara inilah yang sesuai jika anda menyaadari bahwa negara-negara Asia terus karajinan telphon genggam.Susunan pesannya dibuat melalui provider telekomunikasi untuk menerima kode SMS dari penggunanya,dan provider secara otomatis memotong sejumlah uanf dari penggunanya.Dana ini kemudian dikirim ke organisasi.
Strategi ini telah berhasil digunakan oleh WALHI-Indonesia Forum for the Enviroment(friends of the indonesia) - Organisasi nasional yang peduli terhadap lingkungan.Mereka mempromosikan sumbangan dengan SMS melalui berbagai sumber termasuk email,brosur,buletin,majalah,dan spanduk di jalan.Pemberi dana dapat mengirim kode pesan singkat untuk memberi sumbangan sebesar Rp. 5.000 hingga Rp.20.000 melalui provider telephon.Dalam satu tahun beroperasi dad 50 lembaga dana tetap dan 400 lembaga dana yang hanya sekali memberi.Rini Nasution,Manager for Resore Mobilization di WAHLI mengatakan bahwa "kampanye SMS ideal bagi orang-orang yang tidak mau reot-repot pergi ke bank.Satu hal positif dari kampanye ini adalah mudah memperoleh orang-orang yang mau menyumbang,namun tantangannya adalah bagaimana agar mereka mau memberi dana secara teratur .Meskipun kampanyee ini masih dalam tahap awal tetapi ini berpotensi baik untuk di kembangan.saya juga berharap SMS juga dapat digunakan sebagai cara menyebarkan informasi atau jajak pendapat para pemberi dananya di masa yang akan datang.
Telekomunikasi Indonesia (BRTI) telah mnyepakati penggunaan SMS sebagai sarana kampanye pemilu.Hal ini pun di nilai sebagai sarana komunikasi yang efektif.
"SMS sifatnya efektif,murah,dan memenuhi kriteria komunikasi massa,yaitu dilaksanakan oleh sebuah institusi,ada unsur keserempakan dan di sebarkan ke masyarakat luas",kata pengamat politik,Effendi Gazali ketika dihubungi via telepon,Jumat(25/7/2008)
Namun menurut effendi,dalam berkampanye via SMS ada unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam pengelolaaannya,karena jika tidak,maka hal tersebut dapat mengaburkan pesan yang justru ingin disampaikan."Dalam SMS,titik,koma,singkatan-singkatan,simbol-simbol jika pengelolaannya tidak tepat dapat mengaburkan isi pesan.Tetapi jika di kelola dengan baik dan segmented,misalnya SMS khusus untuk anak muda dengan menggunakan bahasa anak muda,dan SMS untuk orang tua dengan bahasa khusus orang tu,maka bisa menjadi,kekuatan yang luar biasa",terang Gazali
Sama Ketika kita sering membaca SMS dan langsung marah,namun setelah di fahami lebih lanjut ternyata maksudnya baik.Untuk itu pula adanya pengawasan pelaksanaan penggunaan SMS ini."Perlu dibuat suatu peraturan dan badan khusus di bawah KPU.Di Dalamnya terdapat hak ralat dari narasumber jika isinya tidak sesuai dengan yang dikemukakan oleh narasumber",terangnya.
Tambah lagi,perlu juga dibuat suatu badan pengawasan tersendiri,dibawah KPU. "Badan inilah yang akan pertama kali menerima pesan dari narasumber,dan mengawasi penyebaran SMS beserta keaslian isinya"imbuhnya.

0 komentar:
Posting Komentar