Menggunakan SMS untuk kampanye sekarang menjadi hal yang lumrah.Komunikasi melalui SMS saat ini sudah terjangkau bagi semua orang.Betapa tiak,untuk dapat berkirim-kirim SMS kita hanya butuh ponsel dengan spesifikasinya yang minimal.Ditambah biaya kirim sms yang sangat terjangkau,jadilah SMS sebagai sarana komunikasi yang sangat merakyat (sampai ada lagunya lagi;Bang SMS siapa ini bang).
Iklan Pengejar manusia
Terjangkaunya teknologi sms ini tentu saja menguntungkan banyak pihak.Misalnya saja banyak pebisnis merasa bahwa SMS adalah salah satu sarana yang sangat efisien dari sisi biaya operasional untuk menghantarkan pesan iklan langsung ke hadapan orang.Karena orang lumrahnya membawa ponsel kemana-mana,maka sang iklan dalam sms tersebut akan ''mengejar'' orang tersebut dimanapun dia berada.kontras dengan misalnya kita memasang spanduk iklan di jalan.Orang harus melewati jalan itu dahulu baru bisa melihat iklan kita.Tapi kalau SMS ya harus kita kirim sejumlah orang yang kita tuju,nggak bisa satu SMS untuk dibaca beramai-ramai oleh orang sekampung.
Hal ini sudah sangat lumrah dan membawa suatu kebuthan baru.Karena mengirimkan banyak SMS satu per satu adalah pekerjaan repetitif yang sangat melelahkan,maka dibutuhkanlah cara untuk mengirimkan banyak SMS tersebut dengan lebih ''manusiawi" .Biar manusianya tingggal duduk manis saja,dan ada alat yang mengerjakan hal itu.dari kebutuhan ini lahirlah "Program SMS gateway'' yang dapat mengirimkan SMS secara Massal sehingga majikannya bisa bebas dari kerepotan tersebut.
Jurus 10.000 SMS tanpamata mengejar laba
Karena biaya pengiriman SMS sangat murah (mendekati 0) dan program SMS gateway juga sudah tersedia untuk umum,banyak orang yang langsung memanfaatkan segala kemudahan itu dengan jurus yang sangat sederhana.Kirim saja SMS iklan ke sembarang nomor,nantikan pasti ada yang nyantol.Dalam cerita silat,mungkin nama jurus ini dinamakan ''10.000 SMS tanpa mata mengejar laba'',soalnya nomor tujuan pengiriman SMSnya tidak lihat-lihat.
kalao di hitung-hitung,lumayan sih laba yang bisa didapat dengan cara ini.coba lihat contoh perhitungan ini;
*Untuk mengirimkan 10.000 SMS ,dengan operator tertentu kita hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 5.000,-(pada prakteknya ada yang lebih murah dari ini)
*Dari 10.000 SMS yang kita kirimkan ada 0,5 (50 SMS) yang nyantol.
*50 orang yang kecantol itu akhirnya membeli produk kita,dimana kita mendapatkan laba@Rp.50.000,-
Berarti dengan mengeluarkan Rp.5000,-kita bisa mendapatkan Rp.2.500.000,-.Wah ini namanya bukan lumayan lagi,tapi pengundangan uang!
Nah,hal inilah yang menjelaskan berbagai macam SMS span yang sering kita terima.SMS spam9unsolicited messages) yang datang tanpa di undang ini bisa sangat mengganggu bagi yang menerima SMS"penawaran kredit tanpa agunan".Atau variasinya yang lebih bakal seperti "Tolong kirim mama pulsa...''
Cara Ampuh,Tapi.....
Saya tidak menganjurkan mengirimkan SMS massal dengan cara seperti itu.Lagipula Program SMS dirancang mengirimkan SMS relasi kita,bukan untuk melakukan jurus 10.000 SMS tiada bermata pengejar laba. Kenyataanya,perusahaan/bisnis yang sudah punya nama biasanya tidak melakukan hal itu karena akan merusak citra baik yang dibangun dengan susah payah.kita bisa untung sesaat namun menderita kerugian dalam jangka panjang.Nama jurusnya bisa berubah"10.000 SMS tanpa mata peremuk nama sendiri"
Pada artikel lainnya kita akan melhat pemanfaatan SMS kampanye untuk mengirimkan sms kepada para pemilih,namun dengan cara yang lebih "berbudaya" dan berbeda dengan artikel yang sedang ita bahas ini.Kita akan melihat cara-cara Pemanfaatan yang sangat berguna untuk jangka panjang.Bukan saja meningkatkan laba usaha kita,tapi juga menciptakan citra positif bisnis kita di mata publik.
Lakukan yang kau inginkan dan jangan membuat namamu jelek dimata orang,Terimakasih

0 komentar:
Posting Komentar